Program ini melibatkan 50 mahasiswa UI yang akan berbagi pengetahuan dan dukungan emosional di berbagai pusat pembelajaran lokal. Program ini tak hanya membuka peluang baru bagi generasi muda, tapi juga memperkuat kolaborasi antara dunia akademis dan industri.
"Melalui inisiatif ini, kami berharap para mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan dan potensi mereka secara maksimal," ujar Profesor Dedi Priadi, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset Universitas Indonesia.
Program Hyundai Jump School hadir untuk mengurangi kesenjangan sosial dan memperkuat integrasi masyarakat melalui pendidikan berkualitas. Inisiatif ini juga berfungsi sebagai platform bagi Hyundai untuk membangun pondasi komunitas lokal yang kokoh, mendorong pertumbuhan, dan memperluas jaringan kolaborasi di antara mereka.
Hyundai memilih 50 mahasiswa dari Universitas Indonesia untuk berpartisipasi. Mereka akan berbagi ilmu dan memberikan dukungan emosional di pusat local learning centers selama 4 jam setiap minggu di 10 bulan masa implementasi program.
Setiap mahasiswa yang terpilih akan menerima beasiswa senilai 1.000.000 Korean Won atau setara Rp11,5 jutaan, dan peserta terbaik akan berkesempatan mengikuti field trip ke Korea Selatan. Mereka akan terlibat secara langsung dalam operasi bisnis Hyundai Motors Indonesia dan Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.