Ferrari Ngamuk Nama Crossover Pertamanya Purosangue Sudah Digunakan Orang Lain

Dani M Dahwilani
Digunakan Yayasan Purosangue, Ferrari mengklaim selama ini mereka belum mengkomersilkan nama crossover pertamanya untuk menjamin eksklusivitas. (Foto: Carscoops/Laco Design)

Mereka dengan tegas menolak desakan nama Purosangue tidak digunakan. Pendiri badan amal, Max Monteforte mengaku sedih, dan mengatakan ini tidak adil.

"Mengapa kita harus melepaskan identitas kita? Mereka seharusnya memeriksa dulu,” katanya.

Sulit untuk berdebat dengan sentimen Monteforte, tetapi Ferrari memiliki sejarah agresif terkait litigasi dan melindungi identitas mereka. Seperti kasus tahun lalu, brand supercar Italia itu mengancam akan menuntut pemilik Ferrari 812 Superfast bernama Philipp Plein setelah memasang gambar sepatu perusahaannya di bagian belakang mobil.

Pada saat itu, pengacara Ferrari menuduh Philipp Plein "secara tidak sah mengambil alih niat baik" merek dagang dan menjalani "gaya hidup yang sama sekali tidak konsisten dengan persepsi merek Ferrari."

Adapun crossover Purosangue dijadwalkan akan diluncurkan tahun depan. Perusahaan belum banyak bicara tentang model ini, tetapi spekulasi menyebutkan pesaing Lamborghini Urus tersebut akan menggunakan powertrain plug-in hybrid (PHEV).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
6 tahun lalu

SUV Pertama Ferrari Purosangue Siap Diluncurkan

All Sport
2 hari lalu

Insinyur Ferrari Bongkar Perbedaan Mencolok Schumacher dan Hamilton

Nasional
27 hari lalu

Ferrari dan Harley Davidson Dihadirkan di Sidang Tipikor Kasus Vonis Lepas CPO  

Mobil
6 bulan lalu

Salip Indonesia, Malaysia Bikin Supercar Pesaing Ferrari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal