Dolar AS Naik, Jaecoo Belum Berpikir Naikkan Harga Mobil Fokus Pengiriman dan Tambah Dealer

Dani M Dahwilani
Jaecoo Indonesia menegaskan belum akan menaikkan harga mobil meski dolar menguat, fokus mempercepat pengiriman unit J5 EV, dan memperluas jaringan dealer. (Foto: Dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id Jaecoo Indonesia memastikan belum memiliki rencana menaikkan harga jual kendaraan di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah dan penguatan dolar AS yang terjadi belakangan ini. Pabrikan otomotif asal China tersebut memilih fokus percepatan pengiriman unit dan ekspansi jaringan dealer di Indonesia.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk mempertahankan stabilitas pasar sekaligus memberikan kepastian kepada konsumen yang telah melakukan pemesanan kendaraan. Di mana sampai saat ini jumlah pemesan J5 EV masih antre panjang.

Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma.mengatakan, pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat terhadap dampak penguatan dolar terhadap harga barang impor. Namun, saat ini perusahaan lebih mengutamakan pelayanan kepada pelanggan dibanding melakukan penyesuaian harga.

"Kami memahami kekhawatiran konsumen terkait dampak kenaikan dolar terhadap harga barang impor. Namun, fokus utama Jaecoo saat ini bukanlah penyesuaian harga, melainkan memberikan kepastian kepada konsumen bahwa pesanan mereka tiba tepat waktu serta memastikan layanan purna jual kami semakin dekat dengan mereka melalui ekspansi dealer," kata Jim Ma di kawasan PIK 2, belum lama ini.

Menurutnya, Jaecoo terus memastikan proses produksi dan distribusi kendaraan berjalan sesuai jadwal. Dengan demikian, konsumen yang telah melakukan pemesanan tidak perlu khawatir terhadap potensi biaya tambahan akibat perubahan nilai tukar mata uang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Peringatkan Transaksi di Pelabuhan Harus Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!

57 tahun lalu

Bertemu Gubernur BI dan Menkeu, Dasco: Evaluasi Perkembangan Ekonomi

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Mensesneg: Fundamental Ekonomi Kita Kuat

57 tahun lalu

Purbaya soal Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS: Masih Dalam Perhitungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal