2. PO Sidoro Tungga Jaya (STJ)
PO Sidoro Tungga Jaya (STJ) yang dimiliki oleh Ki Agus Muhammad Syidik juga mulai menggunakan stiker shalawat pada setiap armadanya. Bentuknya juga sangat mirip dengan milik PO Haryanto, di mana kalimat shalawat berada di bagian tengah kaca dan dilengkapi dengan aksen batik pada atas dan bawanya.
PO STJ memasang stiker shalawat belum lama ini, dan hanya pada bus-bus baru, sedangkan bus lama belum terpasang. Namun, ke depannya seluruh armada akan dipasangkan stiker shalawat untuk mengingatkan para karyawannya kepada junjungan besarnya.
3. PO Budiman
Penguasa jalur selatan ini juga mulai memasang stiker shalawat pada armada mereka, tapi ini merupakan inisiasi dari kru bus. Ini dilakukan untuk membuat pengendara yang ada di belakang bus selalu menjaga shalawatnya ketika sedang macet. Pada bus PO Budiman, pada kaca belakang biasanya terpasang jurusan dan model bus tersebut. Namun, tulisan tersebut dianggap kurang efektif karena sudah ada di bagian depan kaca bus.
Oleh karena itu, kru bus berinisiatif untuk mengubahnya dengan kalimat shalawat mengingatkan mereka kepada Sang Pencipta. Ini juga diharapkan perjalanan bus tersebut selalu mendapatkan ridho oleh Yang Maha Kuasa.
4. PO A.N.S
Bus asal ranah Minang ini juga memasang stiker shalawat yang sangat mirip dengan milik PO Haryanto. Jurusan bus PO A.N.S yang biasanya terpasang sangat besar juga diperkecil yang ditempatkan di atas kalimat shalawat tersebut.