China Salip Jepang Mobil Impor Terbesar di Australia

Dani M Dahwilani
China menyalip Jepang sebagai mobil impor terbesar di Australia untuk pertama kalinya sejak 1998. (Foto:Dok)

Pasar otomotif Australia sendiri sangat bergantung pada impor sejak berhentinya produksi lokal oleh pabrikan besar beberapa tahun lalu. Tanpa tarif impor yang tinggi serta tingginya minat terhadap SUV dan kendaraan komersial ringan, Australia menjadi ladang subur bagi ekspansi merek global.

Konsumen di Australia kini semakin terbuka terhadap mobil buatan China. Faktor harga kompetitif, teknologi canggih, serta tren elektrifikasi menjadi alasan utama meningkatnya penerimaan tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, produsen China berkembang pesat di Australia. Sejak 2020, sedikitnya sembilan merek baru masuk pasar, termasuk MG Motor, Chery, hingga BYD dan GWM yang kini menjadi pemain dominan.

Penjualan kendaraan listrik di Australia juga melonjak hingga sekitar 103.000 unit pada tahun lalu, dengan kontribusi besar dari merek-merek China. Hal ini semakin mengukuhkan posisi mereka di segmen kendaraan masa depan.

Analis industri memperkirakan, jika tren harga agresif dan inovasi teknologi terus berlanjut, produsen mobil China berpotensi menguasai lebih dari 40 persen pasar kendaraan baru Australia pada 2030.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dibanderol Mulai Rp389,9 Juta, iCAR V23 Mengaspal di Indonesia Dalam 3 Tipe

57 tahun lalu

Intip Spesifikasi Chery Q, Bikin Kaget Ada Kamera 540 Derajat dan 20 Fitur ADAS

57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

57 tahun lalu

Eks Bos Vale WNA Australia Ditunjuk Jadi Bos BUMN Danantara Sumber Daya Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal