Dia mengatakan ekspor Chery Omoda E5 itu sudah disepakati ketika perusahaan mobil China itu mengundang pemerintah Indonesia datang ke markas Chery di Anhui, China beberapa waktu lalu.
"Rasanya 2024 akan start ekspor meski kondisinya masih CKD di sini karena persyaratan untuk ekspor sudah punya semua," katanya.
Beberapa persyaratan ekspor yang dimaksud Harry Kamora salah satu contohnya adalah fitur keamanan yang tersertifikasi. "Mobil ini sudah memiliki sertifikasi keamanan NCAP lima bintang. Ini salah satu persyaratan keamanan dari negara yang dituju. Tanpa itu tidak akan bisa ekspor," ujar Harry.
Sementara President Chery International Zhang Guibing mengatakan sangat puas dengan perfroma Chery di Indonesia. Dia yakin untuk mengembangkan potensi Chery di Tanah Air mulai dari pembangunan pusat riset, pembangunan pabrik dan basis ekspor.
"Di Indonesia Chery mengalami peningkatan yang stabil dari segi penjualan dan kepuasan pelanggan," katanya.