Teknologi ini jelas berbeda dari sistem pengaturan katup generasi sebelumnya. Jika sebelumnya tidak otomatis, maka sering dijumpai terjadi ketidaktepatan waktu buka-tutup katup pemasukan bahan bakar. Hal itu membuat adanya bensin yang terbuang percuma.
Sebelum VVT-i, kinerja mesin juga pasti kurang optimal lantaran suplai bahan bakar tidak sesuai kebutuhan. Di samping itu, mobil non-VVTI umumnya relatif kurang ramah lingkungan.
Terdapat beberapa komponen di dalam teknologi VVT-i Pertama, ada ECU (Electronic Control Unit) yang bekerja menghitung ketepatan waktu kinerja katup masuk secara optimal saat mesin beroperasi.
Kedua, katup kontrol oli (Oil Control Valve/OCV) yang bertugas mengontrol tekanan hidrolik di bawah instruksi ECU.
Dan yang ketiga adalah katrol VVT-i yang secara terus-menerus akan mengubah timing katup menggunakan tekanan hidrolik.