Cara China Jualan Mobil Listrik Bikin Produsen Eropa Ketar Ketir

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi mobil listrik China gempur pasar otomotif Eropa. (Foto: Autoweek)

Seperti diketahui, produsen asal Eropa masih kesulitan untuk mendapatkan bahan baku dan chip semikonduktor akibat invasi Rusia ke Ukraina. Ini membuat mereka harus menyesuaikan harga jual kendaraan listrik.

Apabila praktek perdagangan yang dilakukan produsen asal China tidak diinvestigasi lebih lanjut, Von der Leyen khawatir industri otomotif asal Eropa alami kebangkrutan. Dia memberi contoh di mana perusahaan-perusahaan kecil di Eropa alami kebangkrutan.

“Kita tidak melupakan bagaimana praktik perdagangan Tiongkok yang tidak adil berdampak pada industri tenaga surya kita. Banyak perusahaan perintis yang tersingkir oleh pesaing Tiongkok yang disubsidi secara besar-besaran,” ucapnya.

Setelah Ursula von der Leyen memberikan pernyataan tersebut, Kementerian Perdagangan Tiongkok menyebut tindakan tersebut sebagai “tindakan proteksionis terbuka”. Dia berjanji akan melindungi kepentingan dan hak-hak produsen asal China.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Mobil
3 hari lalu

Debut Dunia! Lepas E4 Resmi Dipamerkan di IIMS 2026, Ini Fotonya

Mobil
3 hari lalu

Debut di IIMS 2026, iCar Gaspol Buka Pesanan SUV Listrik V23

Mobil
3 hari lalu

Suzuki e-Vitara Meluncur di IIMS 2026, Sekali Cas Tembus 428 Km

Aksesoris
5 hari lalu

Populasi Mobil Listrik Naik, Thunder Kembangkan Aki EV di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal