2. Charging Maksimal 90 Persen
Jika penggunaan mobil untuk harian, sebaiknya charging baterai hingga persent
ase 80-90 persen. Mengisi daya baterai hingga 100 persen dapat menyebabkan kelebihan tekanan pada sel-sel baterai sehingga cepat terdegradasi.
Kecuali jika perjalanan jauh charging baterai hingga 100 persen. Namun, cas baterai hingga kapasitas maksimum dilakukan sebagai rutinitas untuk menjaga keawetan baterai.
3. Pakai Charging Resmi
Penggunaan alat cas baterai mobil listrik bisa mempengaruhi masa pakai baterai. Oleh karena itu, jangan gunakan alat cas yang bukan resmi. Pakai alat cas yang produsen rekomendasikan untuk merek mobil tersebut.
Mengisi baterai memakai alat cas resmi atau alat cas bawaan dari pabrikan dapat meminimalisir risiko kerusakan baterai. Setidaknya, mencegah konslet saat pengisian dan menjaga performa baterai tetap maksimal.
4. Hindari Fast Charging
Jika ingin menjaga keawetan baterai mobil EV, maka usahakan saat mengisi daya baterai menggunakan mode AC charging. Hal ini setidaknya bisa menjamin penggunaan baterai mobil EV bisa berumur panjang.