Cadangan Nikel Terbesar di Dunia, Indonesia Potensi Kuasai Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

Dani M Dahwilani
Indonesia berpotensi menjadi produsen utama produk-produk barang berbasis nikel, seperti baterai kendaraan elektrifikasi. (Foto: Ilustrasi/ESDM)

"Toyota sendiri berkomitmen untuk mendukung penciptaan pasar baterai ini melalui pendekatan multipathway strategy. Di mana Toyota memperkenalkan dan menyediakan beragam teknologi kendaraan elektrifikasi yang menggunakan baterai bagi konsumen di Indonesia, dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Battery Electric Vehicle (BEV), hingga Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)," katanya. 

Di sisi lain, Bob Azam memandang penting peningkatan keterampilan dan keahlian SDM untuk membangun ekosistem yang andal untuk pengembangan industri xEV ke depan, termasuk dalam pengembangan industri baterai. Pengembangan SDM merupakan salah satu pilar utama industri, termasuk dalam transformasi industri otomotif nasional menuju era netralitas karbon dan industri xEV. 

“Kita harus bisa memastikan, SDM Indonesia mempunyai keterampilan dan keahlian yang mampu menghadapi era elektrifikasi, termasuk dalam pengembangan ekosistemnya,” kata Bob Azam.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
15 jam lalu

Ridwan Hanif Edukasi Mahasiswa UNS soal Mobil Listrik di Autotech iNews Campus Connect

Mobil
1 hari lalu

VinFast Akhirnya Luncurkan Mobil Listrik Tujuh Penumpang VF MPV 7, Dirakit di Subang

Mobil
3 hari lalu

Mobil Listrik Mewah Volvo EX90 Mengaspal di Indonesia, Harga Tembus Rp2,5 Miliaran

Mobil
3 hari lalu

Chery Q Debut di Indonesian Idol, Alasannya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal