Budget Minim, Bolehkah Ganti Ban Beda Merek? Ini yang Harus Diperhatikan

Dani M Dahwilani
Jika memaksakan ingin menggunakan ban beda merek, ganti ban yang sama dalam satu poros roda (kiri dan kanan).  (Foto: Auto2000)

JAKARTA, iNews.idBan memiliki tugas sangat penting menopang beban, melajukan dan menghentikan mobil, serta mengendalikan arah kendaraan di jalan. Bersama suspensi, ban juga berperan meredam getaran yang diterima kendaraan.  

Melihat fungsi ban yang sangat penting dan menuntut kinerja tinggi, pemeriksaan ban wajib dilakukan. Apalagi sekarang musim hujan membuat jalan licin dan berpotensi menyulitkan akselerasi kendaraan bila ban kurang layak pakai.  

Mengganti ban aus dengan yang baru merupakan langkah terbaik. Indikator yang paling terlihat adalah dari batas Tread Wear Indicator (TWI) di telapak ban. Jika sudah melewati batas (gambar segitiga), sebaiknya ban mobil segera diganti atau robek.  

Pada umumnya rata-rata waktu penggantian ban antara 2 sampai 4 tahun tergantung pemakaian. Namun, bagaimana bila ganti ban beda merek mengingat budget terbatas, bolehkah? 

Dilansir keterangan tertulisnya, Auto2000 menjelaskan sebaiknya hindari menganti ban beda merek, misal merek A ke merek B. Setiap merek ban pasti berbeda performanya karena proses desain dan manufakturnya tidak sama.  

Termasuk peruntukannya, seperti antara ban basah dan kering, ban SUV dan sedan, atau ban penumpang dan ban niaga. Belum lagi terkait material dan konstruksi ban yang tidak sama meskipun ukurannya sama persis karena terkait kebutuhan penggunaan ban. 

Karakter Ban 

Ukuran tidak hanya menyangkut dimensi umum seperti lebar dan rasio tinggi ban. Ukuran di sini juga termasuk ukuran pelek, batas kecepatan maksimal, dan load index. Perhatikan pula jenis ban, apakah radial atau bias, ban tubeless atau tubetype?  

Selain itu, pattern atau pola telapak ban, orang sering menyebutnya kembangan ban, berbeda sedikit saja bakal mengganggu stabilitas saat mobil melaju. Perbedaan performa ban akan sangat terasa ketika kecepatan mobil tinggi, seperti di jalan tol. Apalagi waktu melewati jalan dengan kondisi jalan jelek, licin karena hujan, atau muatan mobil penuh.  

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Aksesoris
15 hari lalu

Kembangkan Ban Generasi Terbaru, Dunlop Kenalkan Teknologi Blue Response TG

Aksesoris
18 hari lalu

Jadikan Indonesia Basis Produksi di Asia Tenggara, Produsen Ban China Sailun Bangun Pabrik Rp4 Triliun

Mobil
31 hari lalu

Modifikasi Mobil, Catat Batas Ukuran Ban dan Velg agar Aman

Aksesoris
2 bulan lalu

Mejeng di GJAW 2025, Bridgestone Pamer Anatomi Ban dari Bahan hingga Jadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal