Belajar dari Kecelakaan KA Maut Tewaskan 11 Orang, Ingat Jangan Coba Terobos Rel Kereta

Muhamad Fadli Ramadan
Tabrakan maut kereta api di Lumajang tewaskan 11 orang. (Foto: NTMC Polri)

Ini juga terjadi pada kecelakaan di Lampung dan Kisaran beberapa waktu lalu, yang melibatkan kereta api. Banyaknya insiden membuktikan bahwa perlintasan sebidang saat ini sangat berbahaya.

“Sebanyak 87 persen kecelakaan masih terjadi di perlintasan sebidang. Oleh sebab itu, harus lebih sungguh-sungguh mengelola perlintasan sebidang. Kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang mengingatkan kita untuk memprioritaskan perjalanan kereta api,” ujarnya.

Seperti diketahui, kereta api tidak dapat melakukan pengereman atau berhenti mendadak karena bobot dan rangkaian yang dibawa. Oleh sebab itu, kereta api harus mendapatkan prioritas agar tidak terjadi hal yang diinginkan.

“Perjalanan kereta api tetap didahulukan sebelum memberikan prioritas lain. Kendaraan presiden sekali pun harus berhenti bila melewati perlintasan sebidang dan ada kereta yang hendak lewat. Kereta yang sedang melaju tidak bisa seketika berhenti,” ucap Djoko.

Untuk memastikan perlintasan sebidang lebih aman bagi pengguna jalan lain, Djoko meminta pemerintah daerah menyusun rencana aksi keselamatan. Ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat.

“Hal ini termasuk membuat jalan atau jalur layang supaya tidak ada lagi pelintasan kereta api sebidang, terutama di titik-titik yang rawan kecelakaan,” ujarnya.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Ambulans Tabrak Truk Trailer di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Tewas

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Pasutri Terlindas Truk Tangki di Simpang Jambu Dua Bogor, 1 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Tewaskan 5 Orang di Tol Pekanbaru-Dumai, Diduga Sopir Microsleep

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Hiace Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai Riau, 5 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal