Selain itu, penumpang yang baru naik bisa langsung menuju ke toilet tanpa harus menaiki tangga ke lantai terlebih dahulu. Langsung masuk lewat pintu, lalu ke toilet deh.
Adanya peletakan toilet di bagian tengah, maka apabila terjadi kebocoran pada toilet tersebut, tidak akan langsung menetes pada ruang mesin yang terletak di belakang.
Tidak hanya itu, peletakan toilet di bagian tengah juga membuat kabin bagian belakang bisa dimaksimalkan untuk menambah kapasitas jok atau memperlebar jarak antar kursi penumpang.
Ada desain pintu bagian tengah membuag bagasi menjadi sempit. Biasanya ada 3 pintu bagasi, karena terpotong oleh pintu tengah menjadi hanya 2 pintu bagasi saja pada sebelah kiri, plus luas bagasi di dalam menjadi lebih terbatas dan sempit.
Belum lagi jika dipasang toilet. Hanya bisa memasang 1 pintu bagasi saja di sebelah kiri. Karena memang, toilet di bus berpintu tengah masih bisa dipasangi kursi di atasnya, tetapi tentu memakan space bagasi.
Tentu, hal ini tak masalah pada bus Double Decker yang memiliki 2 lantai. Tetapi, pada bus berlantai satu, single decker, hal ini menjadi kekurangan yang patut dipertimbangkan, terlebih apabila PO mendapat pemasukan dari paket yang cukup besar pula.