2. PO Santoso
PO Santoso dibangun seorang dokter bernama Anwar Sani pada 1970-an. Dia mewarisi usaha bus dari orangtuanya pada 1960-1970.
Orangtua dr Anwar memiliki sebuah PO bernama Tresno. Perusahaan otobus ini memiliki garasi di Kutoarjo. Memasuki 1970-an, orangtua dr Anwar mewariskan usaha bus kepada tiga orang anaknya.
Setelah ketiga anak mendapat bagian bus masing-masing, yautu PO Hidup Baru (Purworejo), PO Kencana Jaya (Purworejo), dan PO Santoso (Magelang). Namun, PO Hidup Baru dan PO Kencana Jaya tidak bertahan lama. Bus tersebut dibeli Sumber Alam.
Sementara itu, PO Santoso hingga kini masih bertahan. PO bus ini memulai trayek bus Ekonomi non AC Yogyakarta-Magelang-Semarang dan Gombong-Purworejo-Magelang-Semarang.
Pera 1990-an adalah masa jaya PO Santoso, dengan tagline Melegenda dan Tetap Terpercaya. Selain bus AKAP dan AKDP, Santoso juga melayani jasa Pariwisata dan ekspedisi jasa pengiriman paket.