55 Persen Penyebab Kecelakaan Pengemudi Agresif, Ini Ciri-Cirinya

Dani M Dahwilani
Mayoritas kecelakaan di jalan raya disebabkan gaya mengemudi agresif (aggressive driving) kecepatan tidak stabil, zigzag tanpa lampu isyarat dan kasar. (Foto: Dok/iNews.id)

Dia menegaskan perilaku green driver tidak patut dicontoh dan pihak berwajib harus jeli dalam menertibkan mereka agar kondisi lalu lintas baik. Jika dibiarkan, tipe ini akan menjadi pengemudi agresif.

Berdasarkan statistik data kecelakaan di Indonesia, tipe pengemudi ini penyumbang kecelakaan tertinggi dengan persentase sebesar 55 persen.

“Untuk dapat mengemudi secara defensive driving cukup mudah, selalu berpikir positif, toleransi, sopan, berbagi, jaga jarak kendaraan, jaga kecepatan, kontrol emosi, atur manajemen waktu perjalanan, utamakan keselamatan orang lain dan tidak seruntulan,” kata Sony.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
10 hari lalu

Pentingnya Berkendara Bijak saat Mudik, Perjalanan Aman Dimulai dari Diri Pengemudi

Mobil
12 hari lalu

Mudik Lebaran, Jangan Lupa Periksa 5 Komponen Kendaraan Ini agar Aman di Jalan

Motor
28 hari lalu

Berkendara Motor saat Berpuasa Ramadan, Ini 5 Hal Penting Harus Diperhatikan

Mobil
3 bulan lalu

5 Tips Berkendara Aman usai Libur Panjang Tahun Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal