2. Tutup bensin
Bensin adalah bahan bakar yang mudah terbakar. Sebab itu, selalu cek dan rapatkan tutup bensin untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Bila didapati tutup bensin rusak atau sobek segera ganti baru.
3. Kebocoran bahan bakar
Anda harus peduli dengan kondisi kendaraan. Sering-seringlah mengecek mobil tidak hanya di bagian luar, tapi juga kolong. Ini untuk memastikan tidak ada tetesan cairan asing yang terdapat pada mobil.
Jika terjadi tetesan di bawah kolong mobil bisa jadi tangki bahan bakar atau selang bocor. Jangan diabaikan, segera mengubungi bengkel terdekat untuk perbaikan secepatnya.
4. Bawa Barang Mudah Terbakar
Banyak kasus kendaraan terbakar karena mobil digunakan untuk mengangkut barang atau menyimpan bahan mudah terbakar, seperti bensin, pemantik api (zipo) dan lainnya.
5. Lap Tertinggal dalam Kap Mesin
Membersihkan kendaraan tidak hanya baik untuk menjaga kondisi mobil tapi juga kesehatan. Namun apa jadinya bila Anda abai.
Usai membersihkan mobil, Anda lupa lap tertinggal di dalam kap mesin. Ini tentu sangat berbahaya. Suhu tinggi dalam kap mesin bisa memicu kebakaran. Banyak kasus mobil tiba-tiba mengekuarkan asap di ruang mesin.
Banyak yang mengira karena korsleting. Dalam beberapa kasus sejatinya karena kekonyolan pemilik kendaraan lap tertinggal dalam ruang mesin sehingga dalam suhu yang panas mudah terbakar.
Sebab itu, pemerintah telah mengeluarkan regulasi pada kendaraan baru wajib dilengkapi alat pemadam api ringan (APAR). Ini untuk menangani kasus jika mobil terbakar.