Fenomena ini menunjukkan konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan teknologi kendaraan. Jika beberapa tahun lalu daftar mobil terlaris hampir sepenuhnya dikuasai model ICE, kini kendaraan hybrid dan listrik mulai berbagi panggung dengan mobil konvensional.
Meski kendaraan ICE masih mendominasi dari sisi jumlah model, tren elektrifikasi terus menunjukkan pertumbuhan. Kombinasi efisiensi bahan bakar, insentif pemerintah, serta semakin banyaknya pilihan produk menjadi faktor yang mendorong minat masyarakat terhadap mobil hybrid dan listrik.
Toyota menjadi pabrikan yang paling dominan dalam daftar tersebut dengan sembilan model. Namun, merek-merek pendatang baru seperti Jaecoo dan Geely berhasil mencuri perhatian melalui kendaraan listrik mereka yang mampu bersaing langsung dengan model-model populer dari pabrikan Jepang.
Apabila tren ini berlanjut, persaingan antara mobil ICE, hybrid dan listrik diperkirakan akan semakin sengit pada semester kedua 2026. Saat ini mobil konvensional masih memimpin, tetapi kendaraan elektrifikasi mulai mempersempit jarak dan berpotensi mengubah peta pasar otomotif Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
20 mobil terlaris wholesales di Indonesia Mei 2026:
1. Toyota Innova – 3.819 unit
2. Toyota Avanza – 3.486 unit
3. Jaecoo J5 EV – 2.943 unit
4. Toyota Innova Zenix – 2.839 unit
5. Toyota Calya – 2.785 unit
6. Toyota Rush – 2.704 unit
7. Toyota Veloz – 2.378 unit
8. Daihatsu Sigra – 2.135 unit
9. Mitsubishi Destinator – 1.668 unit
10. Honda Brio – 1.396 unit
11. Geely EX2 – 1.395 unit
12. Daihatsu Terios – 1.285 unit
13. Toyota Fortuner – 1.241 unit
14. Toyota Agya – 1.221 unit
15. Hyundai Stargazer – 868 unit
16. Suzuki XL7 – 828 unit
17. Toyota Raize – 758 unit
18. Suzuki Fronx – 717 unit
19. Daihatsu Ayla – 696 unit
20. Mitsubishi Xpander – 562 unit.