JAKARTA, iNews.id - Pasar otomotif Indonesia sepanjang Januari-Mei 2026 masih didominasi pabrikan Jepang. Namun, merek-merek asal China mulai menunjukkan taringnya dengan mencatatkan pertumbuhan signifikan dan menggeser peta persaingan industri kendaraan roda empat nasional.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan wholesales atau distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer selama Januari-Mei 2026 mencapai 359.015 unit. Sementara retail sales atau distribusi kendaraan dari dealer ke konsumen 359.490 unit.
Kinerja industri otomotif juga menunjukkan tren positif secara tahunan. Pada Mei 2026, penjualan wholesales tercatat sebanyak 69.219 unit atau naik 14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 60.697 unit.
Sementara itu, penjualan ritel atau distribusi kendaraan dari dealer ke konsumen meningkat 16,8 persen secara tahunan. Angkanya naik dari 61.546 unit menjadi 71.890 unit, menandakan permintaan kendaraan di pasar domestik masih cukup kuat.
Meski demikian, jika dibandingkan bulan sebelumnya, pasar otomotif mengalami perlambatan. Penjualan wholesales pada Mei 2026 turun 14,3 persen atau berkurang 11.560 unit dari April 2026 yang mencapai 80.779 unit.