Warna pada Pelumas Apa Fungsinya? Apakah Pengaruhi Kualitas dan Kinerja Mesin?

Dani M Dahwilani
Apa fungai pewarna pada pelumas alias oli? Apakah memengaruhi kualitas dan kinerja pada mesin?

Namun, lanjut dia, tak sedikit pengguna kendaraan khususnya anggota komunitas otomotif menjadikan warna sebagai patokan kualitas pemilihan oli. Kadang ini menjadi tren di antara mereka.

Pewarna pada pelumas juga digunakan untuk membedakan fungsinya:

  • Pelumas ATF (Automatic Transmission Fluid) biasanya berwarna merah agar mudah dibedakan dari oli mesin.
  • Coolant berwarna hijau, merah, atau biru, tergantung produsen.
  • Oli mesin umumnya kuning keemasan atau biru saat baru.

Faktor Yang benar-benar memengaruhi kinerja pelumas, yaitu:

  1. Viscosity (SAE 0W-20, 10W-40, dll.) → menentukan ketahanan oli pada suhu dingin dan panas.
  2. Additive package → misalnya deterjen, anti-oksidan, anti-aus, dispersant.
  3. Base oil quality → mineral, semi-sintetik, atau full synthetic.
  4. Spesifikasi standar (API, ACEA, JASO, dll.) → memastikan kesesuaian dengan kebutuhan mesin.

Jadi, jangan terpaku pada warna. Kalau pelumas berubah warna jadi gelap atau kehitaman saat dipakai, itu wajar karena menandakan oli bekerja membersihkan kotoran dan jelaga dari mesin. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Aksesoris
12 hari lalu

Ekspansi di Indonesia, Motul Bidik 147 Distributor pada 2026

Mobil
15 hari lalu

Kembangkan Teknologi Performa Tinggi, Motul Kolaborasi McLaren Racing

Aksesoris
2 bulan lalu

Kembangkan Pelumas, Mobil Bangun Pusat Teknologi di Indonesia 

Aksesoris
2 bulan lalu

Otomotif Tumbuh, Produsen Pelumas Tingkatkan Penetrasi Pasar di Indonesia 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal