"LED Headlight Carbon LX memiliki beam pattern dengan cut off yang tidak menyilaukan pengendara dari lawan arah. Selain itu, tidak memantulkan cahaya dari rambu lalu lintas, sehingga membantu pengemudi dapat lebih aman dan nyaman ketika berkendara," kata Lily.
Model lampu ini telah disesuaikan dengan berbagai jenis soket kendaraan, mulai tipe H1, H7, H4, H11 dan HB3. "Lampu Autovision LED Headlight Carbon LX merupakan pengembangan dari line-up Autovision Carbon SR. Improvement yang dilakukan meliputi jumlah watt yang sebelumnya 50 watt menjadi 63 watt. Selanjutnya daya terang ditingkatkan dari 5.700LM menjadi 6.500LM (Lumens)," ujar Lily.
Sekadar informasi, Lumen merupakan satuan pengukuran standar jumlah cahaya yang dihasilkan sumber cahaya. Lumen menunjukkan tingkat kecerahan pada sumber cahaya. Semakin tinggi nilai Lumen dari sebuah lampu, maka akan semakin terang cahaya dihasilkan.
Berapa model lampu ini? Autovision LED Headlight Carbon LX tipe H1, H7, HB3 dibanderol Rp1,15 juta. Sementara varian soket H4 seharga Rp1,3 juta.