Studi Ungkap GPS Jadi Salah Satu Penyebab Kecelakaan Terbanyak di Jalan

Muhamad Fadli Ramadan
Studi mengungkapkan aplikasi GPS dapat menyesatkan penggunanya hingga menyebabkan kecelakaan di jalan. (Foto: Ilustrasi/AI)

Studi ini menemukan bahwa 57 persen insiden berakhir dengan kecelakaan, di mana 32 persen di antaranya adalah tabrakan tunggal. Kemudian sebanyak 17 persen melibatkan tabrakan antar-kendaraan, dan 8 persen menabrak pejalan kaki atau pengendara sepeda.

Sementara 1 dari lima kasus menyatakan pengemudi dan penumpang terdampar di lokasi terpencil tanpa korban jiwa. Lalu 16 persen kejadian melibatkan salah alamat atau rute memutar, dan 4 persen masuk ke jalur yang salah.

Paling mengkhawatirkan, sebanyak 28 persen insiden berujung pada kematian, sedangkan 25 persen menyebabkan ketidaknyamanan besar tanpa dampak hukum. Para peneliti menyebut fenomena ini sebagai "death by GPS".

Kesimpulan dari studi tersebut merekomendasikan pengguna untuk selalu meninjau rute sebelum mulai mengemudi. Kemudian periksa kembali rute tersebut saat sudah mengemudi. 

Jika rute yang disarankan atau bagian jalan tertentu terlihat kurang tepat, maka harus tetap mengikuti jalan utama. Tiba di tujuan beberapa menit lebih cepat tidak sepadan jika harus melewati gurun atau daerah terpencil.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh! Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Diduga GPS Misterius di Kolong Mobil

57 tahun lalu

Siap-Siap Badai Matahari mulai 10 Oktober! Ini Dampaknya bagi Bumi

57 tahun lalu

GPS Hampir Digunakan di Semua Ponsel, Bagaimana Cara Kerjanya?

57 tahun lalu

Komplotan Ini Pasang GPS di Sejumlah Mobil agar Bisa Diintai sebelum Dicuri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal