Pabrik Baterai Mobil Listrik GM Terbakar, Butuh 100 Petugas Pemadam Kebakaran Jinakkan Api

Muhamad Fadli Ramadan
Pabrik baterai terbakar, GM mengungkapkan butuh 100 petugas pemadam kebakaran dan dua lusin truk pemadam untuk memadamkan api. (Foto: Ilustrasi/Reuters FRED GREAVES)

Juru bicara GM Tara Kuhnen mengatakan perusahaannya menghubungi pemadam kebakaran setempat terlepas dari tingkat keparahan insiden. Disebutkan tidak semua insiden baru-baru ini terkait dengan baterai.

“Keselamatan karyawan kami adalah prioritas. Kami menghubungi pemadam kebakaran setempat untuk memastikan kami mendapatkan bantuan segera jika terjadi insiden, terlepas dari tingkat keparahannya. Beberapa insiden bersifat kecil dan dapat diatasi dengan cepat. Sementara insiden lainnya memerlukan bantuan dari pemadam kebakaran,” ujar Kuhnen.

Mengingat bahaya yang ditimbulkan, sejumlah produsen mulai memproduksi baterai LFP (Lithium Iron Phosphate). Selain tak mudah terbakar, biaya produksi juga jauh lebih murah karena tidak banyak membutuhkan nikel, cobalt, dan mangan (NCM).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Megapolitan
9 hari lalu

Kebakaran di Cengkareng Jakbar Dini Hari, Lapak Barang Bekas Dilahap Si Jago Merah

Nasional
9 hari lalu

Antam-Huayou Bentuk Konsorsium Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp100 Triliun

Mobil
14 hari lalu

Jangan Asal Terjang! 4 Hal Perlu Diperhatikan Pemilik Mobil Listrik saat Banjir

Megapolitan
1 bulan lalu

14 Daerah Terima Hibah Mobil Damkar dari Pemprov Jakarta, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal