Mobil Jadi Berat dan Tidak Nyaman, Jangan Malas Sporing Ban 6 Bulan Sekali

Riyandy Aristyo
Kondisi ban yang tidak selaras bisa berdampak pada kemudi, suspensi, kinerja serta kenyamanan kendaraan. (Foto: Ilustrasi/MMKSI)

Shin menambahkan, alignment indicator adalah dua pasang lubang kecil di kedua sisi luar dari masing-masing telapak ban. Jika posisi ban bermasalah, salah satu lubang dari alignment indicator akan terkikis terlebih dahulu.

"Jika mengikuti anjuran pabrikan, perawatan wheel alignment sebaiknya dilakukan setiap enam bulan sekali atau mobil sudah menempuh jarak 20.000 kilometer. Tapi, itu bukan patokan baku. Sebaiknya, pengendara tetap mengecek alignment indicator pada ban mobil secara rutin," kata Shin.

Sebagai informasi, ada tiga jenis aspek keselarasan pada roda yakni camber, caster dan toe. Camber adalah kemiringan ban terhadap garis vertikal apabila dilihat dari arah depan ban, baik condong ke arah dalam mobil (negatif) maupun ke luar mobil (positif).

Sementara Caster merupakan kemiringan sumbu putar kemudi terhadap garis vertikal, baik ke arah belakang ban (positif) maupun ke depan ban (negatif). Adapun Toe adalah kemiringan ban terhadap garis vertikal. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Aksesoris
1 hari lalu

Intip Ban Mobil Listrik dan Hybrid di IIMS 2026

Aksesoris
19 hari lalu

Kembangkan Ban Generasi Terbaru, Dunlop Kenalkan Teknologi Blue Response TG

Aksesoris
22 hari lalu

Jadikan Indonesia Basis Produksi di Asia Tenggara, Produsen Ban China Sailun Bangun Pabrik Rp4 Triliun

Mobil
1 bulan lalu

Modifikasi Mobil, Catat Batas Ukuran Ban dan Velg agar Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal