Dia menerangkan Fleetify menyediakan data analitik yang dapat diakses dengan mudah. Data tersebut membantu perusahaan dalam membuat keputusan lebih baik dan cepat berdasarkan informasi akurat dan bersifat real time.
Aplikasi dapat menganalisis otomatis biaya pemeliharaan, membantu perusahaan memahami pengeluaran dalam maintenance. Pengguna kendaraan juga akan mendapat manajemen bengkel, mengelola inventaris spare part dan melakukan Stock Opname dalam sistem yang sama.
"Selain itu, Fleetify memiliki Sistem Manajemen Ban yang dapat membantu mengurangi biaya dengan manajemen kontrol ban lebih tinggi, dan meningkatkan efisiensi penggunaan ban pada kendaraan," katanya.
Reinaldi menyebutkan fitur-fitur tersebut dapat membantu perusahaan di berbagai industri, seperti logistik, konstruksi, dan transportasi publik, untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya pemeliharaan kendaraan.
"Dengan fitur-fitur pemantauan dan manajemen pemeliharaan yang terintegrasi, perusahaan dapat mengelola armada dengan lebih efektif. Termasuk penjadwalan pemeliharaan preventif dan manajemen inventaris, memastikan semua kendaraan berada dalam kondisi optimal dan siap digunakan kapan saja," ujarnya.
Dia menambahkan, keamanan menjadi perhatian utama Fleetify. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mendokumentasikan semua perbaikan dan pemeliharaan yang dilakukan pada kendaraan, sehingga memudahkan audit dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.