Jangan Anggap Sepele Ban Kempis, Ini Dampaknya bila Tidak Segera Diisi Angin

Muhamad Fadli Ramadan
Kasus ban mobil pecah di jalan disebabkan banyak faktor, salah satunya membiarkan ban kempis. (Foto: Auto2000)

Berikut dampak buruk bila ban dibiarkan kempis:

- Area Kontak Ban Tidak Merata

Lantaran tekanan udara yang kurang, ban tidak memiliki area kontak dengan aspal (contact patch) yang cukup. Bahkan cenderung berlebih akibat hanya tertumpu di pinggir telapak ban. 

Kondisi ini dapat mengakibatkan ban aus di pinggir sisi luar dan dalam saja. Mobil juga akan terasa semakin berat dikemudikan karena daya cengkeramnya terlalu kuat ke aspal jalan.

- Dinding Ban Bergerak Berlebihan

Gerakan naik-turun dinding ban menjadi tidak terkendali ketika kempis. Alhasil, ban menjadi terlalu lentur dan dapat membuat anyaman kawat baja dinding ban rusak. Bahkan dalam kondisi terburuk ketika muatan mobil penuh, bibir pelek dapat menyentuh dinding ban dan berpotensi membuat robek.

Padahal, tekanan udara ban yang kurang akan langsung terasa pada pengendalian mobil yang lebih sulit. Selain itu, biasanya mobil akan menarik ke sisi ban yang kempis atau mobil bergoyang akibat gerakan dinding ban yang berlebihan.

- Mobil Sulit Dikendalikan

Kenyamanan berkendara ikut menurun akibat gerakan dinding ban yang tiada henti. Di titik ini, mestinya pengemudi sudah sadar bahwa ban mobilnya kempis. Gerakan berlebih pada ban juga dapat terjadi ketika mobil berakselerasi atau melakukan pengereman, termasuk ketika belok ke kiri atau ke kanan.

Akibatnya, mobil makin sulit dikendalikan karena gerakan dinding ban semakin liar, termasuk membutuhkan jarak pengereman yang lebih jauh sehingga mengurangi keselamatan berkendara. Dalam kondisi ekstrem di mana tekanan udara ban sangat rendah, dapat membuat ban terlepas dari pelek.

“Jangan pernah lupa mengecek tekanan udara ban setidaknya satu minggu sekali. Dengan begitu, kemungkinan ban kempis yang berisiko pecah atau sobek dapat dicegah. Termasuk pula servis berkala, jangan pernah lupa melakukannya untuk menjaga kondisi mobil supaya selalu prima,” kata Yagimin.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Isi Angin Ban Depan dan Belakang Mana Harus Lebih Tinggi? Ini Jawabannya

57 tahun lalu

Cara Mengetahui Tekanan Angin Ban Mobil yang Tepat, Jangan Asal Isi Perhatikan Ini

57 tahun lalu

Mejeng di PRJ 2026, Ban Mobil dan Motor Ikut Ramaikan Pameran

57 tahun lalu

Ganti Ban Mobil Apakah Harus Merek yang Sama? Ini Harus Diperhatikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal