Blade Battery menjadi satu-satunya yang lolos melalui serangkaian tes. Salah satunya Nail Penetration Test, yang menguji kemampuan mengeliminasi potensi terbakarnya baterai saat kecelakaan.
Pada aspek longevity, sel Blade Battery memiliki rentang hidup sepanjang 1,2 juta km atau sekitar 3.000 kali charge, sehingga sangat tepat untuk penggunaan jangka panjang. Para ahli di BYD juga terus menyempurnakan volume kubik instalasi baterai dengan menyediakan 50 persen lebih banyak ruang untuk penyimpanan dan fitur lainnya.
Selain itu, Blade Battery juga telah melewati uji kondisi ekstrem, seperti dihancurkan, ditekuk, dipanaskan dalam tungku hingga 300 °C, dan diisi berlebihan hingga 260 persen.
BYD e-Platform 3.0
Pemutakhiran Blade Battery lainnya adalah karena tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, namun juga sebagai bagian dari rangka NEV. Saat ini, BYD telah mengembangkan e-platform 3.0 dengan susunan struktur dari Blade Battery yang akan menjadi model bagi kendaraan masa depan dengan menempatkan keselamatan sebagai prioritas.
Blade Battery dirancang untuk meningkatkan struktural e-platform 3.0 jika terjadi tabrakan. Jalur transmisi gaya khusus untuk kendaraan elektrik, e-platform 3.0 mampu memberikan efisiensi dan perlindungan lebih aman.