Hyundai Tak Mau Berbagi Charging Station, Ini Alasannya

Muhamad Fadli Ramadan
Mulai Agustus 2024, Stasiun Charging Hyundai tak bisa dipakai brand mobil listrik lain. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menjadi salah satu produsen otomotif yang banyak membangun charging station di sejumlah lokasi. Namun, mereka tak akan berbagi charging dengan merek lain.

Hyundai membangun charging station di sejumlah lokasi untuk meningkatkan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. Ini bertujuan menghilangkan keraguan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik.

Awalnya, stasiun pengisian kendaraan listrik Hyundai bisa digunakan dari berbagai merek mobil listrik. Tapi mulai Agustus 2024, tak bisa dipakai brand lain.

"Mulai Agustus 2024, Hyundai akan memberlakukan skema penarikan biaya listrik untuk pengisian daya di Hyundai EV Charging Station dan terbatas hanya untuk mobil merek Hyundai serta afiliasinya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden mengenai Instalasi Listrik Privat (ILP)," tulis Hyundai dalam unggahan di Instagram resminya.

Hyundai menjelaskan pihaknya hanya ingin menyediakan layanan terbaik bagi pelanggan. Terlebih, saat ini ada peningkatan penjualan mobil listrik Hyundai yang kini telah mencapai lebih dari 10.000 unit.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
6 hari lalu

Penjualan Mobil 976.219 Unit, Hyundai Cetak Rekor Pendapatan Tertinggi

Mobil
9 hari lalu

Ada Hyundai, Ini Strategi Ekspansi Kia di Indonesia

Motor
14 hari lalu

Hyundai dan TVS Kolaborasi Kembangkan Kendaraan Listrik Roda Tiga

Mobil
27 hari lalu

Persaingan Ketat, Hyundai Catat Market Share Naik 2 Kali Lipat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal