2. Cek Tekanan Angin
Memeriksa tekanan angin ban secara rutin untuk mengetahui ban dalam kondisi kempes atau tidak. Jika kurang angin, segera tambah sesuai dengan manual book atau anjuran bengkel.
Hindari mengendarai motor atau mobil dalam kondisi kempes. Sebab, dapat membuat ban mudah bocor, cepat botak, bahkan bisa retak. Ban kemepes juga membuat tarikan kendaran berat sehingga lebih boro bahan bakar.
Namun, tidak disarankan memberi tekanan angin terlalu tinggi. Selain membuat kendaraan tidak nyaman terasa keras, juga berisiko ban pecah.
3. Rutin Membersihkan Ban
Cara menjaga kondisi ban biar awet adalah dengan rajin membersihkan ban. Sebagai komponen yang bersentuhan langsung dengan jalan banyak kotoran yang menempel, seperti tanah, lumpur, pasir, batu kerkil hingga benda lainnya.
Jika dibiarkan dapat menyebabkan ban mudah bocor atau pecah. Saat membersihkan ban, basahi terlebih dahulu ban menggunakan air sabun sehingga kotoran terkikis. Untuk benda yang menempel pada alur ban, bisa dibersihkan dengan cara dicongkel.