Ban Mobil Listrik Berbeda dengan Kendaraan Biasa, Ini yang Terjadi jika Asal Pasang

Muhamad Fadli Ramadan
Torsi sesaat (instan) dan besar yang dihasilkan mobil listrik dapat meningkatkan laju keausan ban. (Foto: NICK CAREY | REUTERS)

Torsi sesaat (instan) dan besar yang dihasilkan oleh mobil listrik dapat meningkatkan laju keausan ban, sehingga ban kendaraan listrik harus memiliki ketahanan gesekan lebih tinggi.

Sebab itu, ban yang digunakan pada mobil listrik harus memiliki teknologi yang mampu meminimalisasi rolling resistance (hambatan gulir). Ini berguna untuk menghemat penggunaan laju pengurangan daya baterai, mengurangi akumulasi panas, dan menahan gesekan.

Konstruksi ban dengan reinforced (kekuatan tambahan) juga perlu untuk mengakomodasi peningkatan bobot baterai kendaraan listrik, serta meningkatkan kemampuan ban dalam meminimalkan kebisingan eksterior.

Berikut hal-hal yang perlu menjadi pertimbangan utama dalam memilih ban untuk mobil listrik yang tepat:

1. Indeks Beban

Baterai mobil EV menambah bobot kendaraan secara signifikan dibandingkan kendaraan bermesin konvensional. Bobot tambahan tersebut dapat memberikan tekanan tambahan pada ban oleh karena itu diperlukan ban dengan indeks beban yang sesuai dengan bobot kendaran.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mejeng di PRJ 2026, Ban Mobil dan Motor Ikut Ramaikan Pameran

57 tahun lalu

Ganti Ban Mobil Apakah Harus Merek yang Sama? Ini Harus Diperhatikan

57 tahun lalu

Sailun Luncurkan Ban SFR25 dan S690 di Giicomvec 2026, Intip Spesifikasinya 

57 tahun lalu

Viral Mobil Parkir Liar di Monas Dikempesi, Ini Penjelasan Dishub

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal