Yusril Tegaskan Abdul Karim WN Palestina yang Ditangkap Polri Bukan Aktivis Gaza

Jonathan Simanjuntak
Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memastikan warga negara (WN) Palestina bernama Abdul Karim Raeq Miqdad bukanlah seorang ulama. Miqdad merupakan pelaku tindak pidana terorisme yang ditangkap Polri lantaran merupakan buron NCB Interpol Nicosia, Siprus.

"Berdasarkan data yang kami miliki, dari data paspor dan lain-lain, Abdul Karim Miqdad ini berusia 41 tahun sekarang, dan dapat dipastikan bahwa beliau bukanlah seorang ulama seperti yang kita pahami di sini," ujar Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, Rabu (22/7/2026).

Yusril juga menegaskan Miqdad bukanlah seorang aktivis kemanusiaan Palestina. Miqdad ternyata sudah tiga tahun berada di Indonesia dan tidak bisa menunjukkan bukti dirinya melakukan kegiatan kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina.

"Tidak kita dapat menunjukkan bukti bahwa yang bersangkutan adalah aktivis kemanusiaan di Jalur Gaza seperti opini yang berkembang di tengah-tengah masyarakat," ucap dia.

Yusril mengaku telah berkomunikasi dengan Duta Besar Siprus untuk Indonesia, Nikos Panayiotou. Dalam komunikasi itu, Nikos memastikan pemerintah Siprus berkomitmen menjalankan statuta Interpol dan tak akan menyerahkan Miqdad ke negara lainnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

2 hari lalu

Yusril soal Persekusi Transpuan di Bogor: Jangan Main Hakim Sendiri!

29 hari lalu

Yusril Sebut Ombudsman Ikut Awasi Program Kopdes Merah Putih meski Anggaran Terbatas

29 hari lalu

Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Bertemu Gibran: Tapi Kita Hargai Mereka Terus Terang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal