Yusril juga menyoroti kuatnya hubungan ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat. Menurutnya, AS saat ini menjadi salah satu tujuan ekspor terbesar Indonesia sekaligus sumber investasi asing yang penting.
Kerja sama kedua negara disebut memiliki peluang besar untuk berkembang di berbagai sektor strategis. Di antaranya energi, teknologi maju, ketahanan pangan, inovasi digital, hingga penguatan rantai pasok global.
Yusril juga menjelaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia saat ini tengah fokus memperkuat ketahanan ekonomi, pangan, energi, teknologi tinggi dan pertahanan nasional. Agenda ini yang kemudian makin membuka ruang kerja sama yang semakin luas dengan Amerika Serikat.
“Ketahanan ekonomi, ketahanan pangan dan energi, teknologi tinggi, dan pertahanan nasional merupakan pusat dari visi ini dan menciptakan ruang yang bermakna bagi kerja sama dengan mitra tepercaya seperti Amerika Serikat,” katanya.