Yenny Wahid: Warisan Gus Dur Kekuasaan untuk Layani Masyarakat Bukan Diri Sendiri

Ari Sandita Murti
Yenny Wahid menyampaikan salah satu warisan penting dari Gus Dur. (Foto MPI).

Dia mengungkap, tembang tersebut mengingatkan dalam kehidupan manusia, secerdas apapun manusia, sepintar apapun manusia, seberkuasa dan sekuat-kuatnya manusia, tetap hakikat kehidupan mencari jalan Ilahi. Itu ditujukan oleh alif yang menjadi petunjuk.

"Saya berdiri bukan hanya sebagai anak ke-2 Gus Dur, tapi juga sebagai saksi hidup yang melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana Gus Dur menjalani hidupnya dengan satu prinsip, yaitu menajamkan nurani dan membela yang lemah," katanya.

Dia menjelaskan banyak orang mengenang Gus Dur sebagai sosok yang tak bisa melihat secara fisik, tetapi nuraninya begitu tajam. Jauh lebih tajam daripada orang-orang yang memiliki penglihatan sempurna.

Yenny menambahkan nurani Gus Dur mampu melihat ketidakadilan, mendengar jeritan hati rakyat kecil di tengah kebisingan kekuasaan. 

"Gus Dur memahami bahwa kekuasaan adalah amanah, bukan alat utuk memanipulasi ataupun merugikan rakyat. Kebijakan pemerintah atas rakyatnya harus didasarkan pada kemaslahatan yang ada di tengah masyarakat," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
3 bulan lalu

Pigai Ungkap Alasan Gedung dan Ruangan di Kementerian HAM Gunakan Nama Gus Dur dan Marsinah

Nasional
3 bulan lalu

Gus Dur dan Marsinah Jadi Nama Gedung-Ruangan di Kementerian HAM

Nasional
3 bulan lalu

Setelah Soeharto dan Gus Dur, BJ Habibie Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Nasional
3 bulan lalu

Foto 10 Pahlawan Nasional Dipajang di Istana: Soeharto, Gus Dur hingga Sarwo Edhie

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal