"Pemerintah menyambut baik dan mendukung penuh rencana Yayasan Universitas HKBP Nommensen membangun Nommensen International Hospital,” kata Menkes.
Meski demikian, Budi berpesan agar pengelolaan rumah sakit nantinya memperhatikan kebutuhan masyarakat dan menghindari praktik overpricing atau tarif layanan yang terlalu tinggi.
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus dalam kesempatan terpisah juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan rumah sakit tersebut. Menurutnya, keberadaan Fakultas Kedokteran di Universitas HKBP Nommensen menjadi modal penting karena akan menciptakan sinergi antara layanan kesehatan dan pendidikan kedokteran.
Dia berharap kehadiran Nommensen International Hospital dapat memperkuat program kesehatan nasional sekaligus menjadi langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia berobat ke negara tetangga.