Yasonna Sarankan AHY Konsolidasi Internal: Bukan Ribut Kemana-mana seperti Tak Berpengalaman

Dita Angga
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly. (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah pejabat pemerintah mengklarifikasi pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai DemokratAgus Harimurti Yudhoyono (AHY). Setelah Kepala KSP Moeldoko, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly menyatakan tidak tahu-manahu mengenai upaya kudeta di internal Demokrat.

Menurutnya, selama ini dia sibuk dengan tugas sebagai Menkumham. Bahkan, dia heran jika dikaitkan dengan isu upaya kudeta kepemimpinan Demokrat.

“Pertama saya mau klarifikasi. Kita tidak tahu-menahu. Urusan kita banyak yang harus diurusin kok. Saya juga tadi ketemu Pak Mahfud, kenapa kita dituduh seperti ini. Kita tidak pernah membicarakan itu,” ujar Yasonna di Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengingatkan, tuduhan tanpa bukti yang jelas akan menimbulkan isu liar. Dia meminta agar AHY jangan menuduh sembarangan.

“Ini menjadi liar. Menuduh kemana-mana seperti jurus mabuk itu. Kecuali dia ada bukti yang jelas barulah ribut. Janganlah sembarangan menuduh orang. Jangan tuduh sana sini tidak berdasar,” katanya.

Dia menyarankan agar Partai Demokrat melakukan konsolidasi jika ada persoalan di internal. “Bukan ribut kemana-mana. Seperti tidak berpengalaman saja. Konsolidasi saja. Jangan dibawa keluar-keluar seolah-olah pemerintah terlibat,” katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Buka Peluang Kolaborasi Internasional, Bangun Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Prabowo Tunjuk AHY Gantikan Luhut Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal