Yasonna Ingatkan Anak Buah Jangan Ada Pungli dalam Pembebasan Narapidana

Riezky Maulana
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui video konferensi, Senin (20/4/2020). Pengarahan tersebut sekiligus sebagai evaluasi atas keluhan masyarakat terkait pembebasan puluhan ribu narapidana di tengah wabah virus corona (Covid-19).

Yasonna meminta kepada seluruh Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham untuk berkoordinasi dengan kepolisian dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Salah satunya dengan mengawasi narapidana yang baru dibebaskan dan kembali berbuat kriminal.

"Cek langsung ke keluarga tempat warga binaan menjalani asimilasi. Saya minta seluruh Kakanwil memantau program ini 24 jam setiap harinya," ujar Yasonna.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menilai angka pengulangan tindak kriminal oleh narapidana yang baru dibebaskan tergolong rendah, namun evaluasi tetap perlu dilakukan untuk memulihkan rasa aman masyarakat.

Dalam sesi pengarahan itu, Yasonna juga mengingatkan agar kebijakan asimilasi bersih dari pungli. "Hukuman berat menanti bila ada pegawai melakukan pungli terhadap narapidana yang berhak mendapatkan program asimilasi. Saya sampaikan, jangan ada yang mencoba bermain," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

560 Napi Lansia Dapat Remisi, Negara Hemat Biaya Makan Rp1 Miliar Lebih

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal