Wapres : Sudah Ada Gejala Polarisasi Jelang Pemilu, Masjid-Pesantren Dijadikan Tempat Kampanye

Binti Mufarida
Wapres Ma'ruf Amin menyebut masjid dan pesantren dijadikan tempat kampanye. (Foto MPI).

Oleh karena itu, Wapres mendukung dialog kebangsaan yang merajut persatuan dan kesatuan, sehingga mencegah polarisasi sosial dan politik identitas dalam Pemilu 2024 mendatang.

“(Polarisasi harus dicegah) termasuk dalam dialog-dialog kebangsaan baik nasional maupun di tingkat daerah provinsi, dan kabupaten kota saya kira itu yang terus dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, Wapres juga meminta agar tidak ada politik identitas dalam penyelenggaraan pemilu mendatang. Isu polarasi yang terjadi pemilu sebelumnya tidak boleh terulang kembali.

“Saya kira sudah dijelaskan bahwa memang pengalaman Pemilu baik oleh pak Boy, Kepala BNPT, pak Mendagri, polarisasi yang pemilu lalu, yang kemudian membawa isu-isu identitas, itu jangan sampai diulangi," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

Nasional
19 jam lalu

Gibran Tekankan Peran Santri sebagai Pilar Masa Depan Bangsa

Nasional
5 hari lalu

Ancaman Digital Makin Nyata, Komdigi Minta Pesantren Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak

Nasional
20 hari lalu

Kemenag Buka Suara soal Heboh Isu Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal