Wapres : Sudah Ada Gejala Polarisasi Jelang Pemilu, Masjid-Pesantren Dijadikan Tempat Kampanye

Binti Mufarida
Wapres Ma'ruf Amin menyebut masjid dan pesantren dijadikan tempat kampanye. (Foto MPI).

Oleh karena itu, Wapres mendukung dialog kebangsaan yang merajut persatuan dan kesatuan, sehingga mencegah polarisasi sosial dan politik identitas dalam Pemilu 2024 mendatang.

“(Polarisasi harus dicegah) termasuk dalam dialog-dialog kebangsaan baik nasional maupun di tingkat daerah provinsi, dan kabupaten kota saya kira itu yang terus dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, Wapres juga meminta agar tidak ada politik identitas dalam penyelenggaraan pemilu mendatang. Isu polarasi yang terjadi pemilu sebelumnya tidak boleh terulang kembali.

“Saya kira sudah dijelaskan bahwa memang pengalaman Pemilu baik oleh pak Boy, Kepala BNPT, pak Mendagri, polarisasi yang pemilu lalu, yang kemudian membawa isu-isu identitas, itu jangan sampai diulangi," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Program Peduli Masjid Terus Berlanjut untuk Kenyamanan Jemaah di Masjid Al Falah Srogol

Internasional
1 hari lalu

Pembunuh 51 Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Ajukan Banding, Bawa-Bawa Trump

Internasional
4 hari lalu

Masjid Dibom saat Salat Jumat, 31 Orang Tewas Ratusan Lainnya Luka

Nasional
7 hari lalu

Program Peduli Masjid KEK MNC Lido City Berlanjut ke Masjid Nurul Huda Bogor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal