Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pernyataan Macron Tak Bisa Dibenarkan

Okezone
Fahreza Rizky
Wakil Presiden, Ma"ruf Amin menyebut pernyataan Presiden Prancis, Macron yang mengaitkan Islam dengan terorisme tidak dapat dibenarkan. (Foto: Istimewa)

Kata dia, pemerintah dan ormas-ormas keagamaan memiliki prinsip yang sama sesuai dengan konstitusi dalam membangun relasi komunikasi yang baik sehingga relasi persaudaraan umat beragama di dunia ini tidak tercederai.

“Di konstitusi kita itu kan kebebasan dibatasi nilai-nilai agama, oleh norma-norma, oleh undang-undang. Jadi tidak boleh sama sekali tanpa batas. Inilah yang kemudian ingin terus kita komunikasikan secara global supaya kebebasan itu tidak menodai, mencederai kebebasan orang lain, hak asasi orang lain,” katanya.

Dia pun berharap agar sistem moderasi beragama yang dilakukan di Indonesia dapat disosialisasikan di tingkat global. Sebab, sistem ini terbukti mampu menjaga keharmonisan beragama di Indonesia walaupun kebebasan berekspresi tetap dilakukan.

“Kita sebenarnya mempunyai modal bagaimana moderasi yang diterapkan di Indonesia membangun adanya harmoni, toleransi serta hubungan yang baik antarumat beragama di Indonesia. Pemerintah bersama-sama dengan tokoh-tokoh agama berhasil membangun moderasi ini. Nah, kita ingin juga nanti moderasi juga dibangun di seluruh dunia,” ucap Wapres.

Ma'ruf berpesan agar di masa yang akan datang, diplomasi dan diskusi memperkuat persaudaraan antarbangsa dapat dikedepankan sehingga harmonisasi serta toleransi kehidupan berbangsa dan bernegara dapat tercapai. Diskusi tersebut menurutnya dapat dilakukan melalui jalur diplomasi kenegaraan (government to government) atau diskusi antar individu (people to people) maupun diskusi antar tokoh-tokoh agama.

“Kita berharap Prancis bisa menemukan formula yang tepat dalam mengelola kehidupan beragama di sana. Mudah-mudahan bisa ditemukan titik-titik keseimbangan antara nilai-nilai lama yang ada di Prancis, yang dianut selama ini dan juga ada dinamika baru, terutama populasi muslim di Prancis,” ucap dia. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

57 tahun lalu

Presiden Prabowo Akhiri Kunjungan di Prancis, Bertolak ke Tanah Air

57 tahun lalu

Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, BPIP: Semua Mantan Presiden dan Wapres Diundang

57 tahun lalu

Prabowo Dijamu Makan Malam di Istana Elysee Paris, Kenakan Anugerah dari Macron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal