“Dari contoh-contoh tersebut kita juga dapat menarik kesimpulan bahwa masa depan dan kemajuan bangsa kita tidak boleh lagi bertumpu hanya pada Sumber Daya Alam (SDA), tapi pada SDM yang menguasai IPTEK, RIN dan kewirausahaan,” tegas Wapres.
Di sisi lain, Wapres juga mengungkapkan bahwa untuk penguasaan IPTEK, RIN dan kewirausahaan adalah merupakan salah satu perintah agama di mana Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan umatnya untuk memakmurkan bumi sesuai dengan perkembangan zaman yang dihadapi.
“Penguasaan IPTEK, RIN, dan kewirausahaan merupakan suatu keniscayaan. Untuk itu, diperlukan upaya-upaya oleh manusia melalui pendidikan dan pelatihan, sesuai dengan penegasan dari Rasulullah,” ungkap Wapres.
Menutup orasi ilmiahnya, Wapres berpesan kepada seluruh mahasiswa Universitas Ibrahimy agar terus mengamalkan ilmu yang telah di dapat sehingga kontribusinya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
“Saya berharap para wisudawan mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh, memberikan kontribusi kepada masyarakat, dan tidak berhenti menimba ilmu pengetahuan guna meningkatkan kapasitas dan keterampilannya. Tunjukkanlah kepada masyarakat bahwa anda semua mampu membawa perubahan bagi kemajuan bangsa dan negara,” katanya.
Hadir dalam acara ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Situbondo Karna Suswandi, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah KHR. Ach. Azaim Ibrahimy, Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah K.H. Afifudin Muhajir, dan jajaran civitas akademika Universitas Ibrahimy Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah.
Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Ahmad Erani Yustika dan Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Bambang Widianto dan Lukmanul Hakim.