Wamenag: Pernikahan Beda Agama yang Viral Tidak Tercatat di KUA

Antara
Pernikahan beda agama di Gereja Katolik, Semarang viral di media sosial. (Foto FB Ahmad Nurcholish)

Wamenag meminta masyarakat melihat persoalan pernikahan ini dengan mengembalikan ke hukum agama yang mengatur tentang perkawinan. Menurutnya, perkawinan adalah peristiwa sakral yang tidak bisa dipisahkan dari konteks agama.

"Bahkan di Islam, jelas bahwa perkawinan itu adalah ibadah, tidak bisa dilepas dari agama," kata Zainut.

Sebelumnya, beredar video kompilasi foto media sosial tentang pernikahan beda agama yang diduga berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. Dalam video itu terlihat mempelai wanita menggunakan jilbab, sementara prianya menggunakan setelan jas hitam. Di video tersebut diberi keterangan bahwa akad dilaksanakan di sebuah hotel, sementara pemberkatan dilakukan di gereja.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Adhisty Zara Resmi Menikah dengan Tsaqib, Netizen Syok!

57 tahun lalu

Idul Adha, Masjid Istiqlal Salurkan 10.728 Bungkus Daging Kurban Isi 1 Kg per Paket

57 tahun lalu

Ribuan Jemaah Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha, Wapres Gibran Dijadwalkan Hadir

57 tahun lalu

Menag Ucapkan Selamat Iduladha, Ajak Umat Teguhkan Kepedulian dan Tanggung Jawab Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal