Wakil Ketua MPR Ingatkan Pemuda Pahami Sejarah Bangsa secara Utuh

Riezky Maulana
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (foto : Dok)

“Ada upaya yang menarasikan bahwa PKI bukan sebagai pelaku, melainkan sebagai korban. Padahal korban kejahatan PKI sudah banyak berjatuhan dari para Kiai, Santri, Gubernur Jawa Timur, dan beberapa Jenderal TNI AD. Karena pemberontakan PKI bahkan tidak hanya dilakukan sekali saja,” ujarnya.

Dia mengatakan, untuk peristiwa G30S-PKI ada yang upaya pengalihan isu dengan menimpakan kesalahan justru kepada orde baru yang berhasil menumpas PKI dan gerakan komunisme. 

Tetapi, dia menegaskan bahwa penolakan terhadap komunisme tak hanya berkaitan dengan hal itu, melainkan sifat ideologinya yang radikal, intoleran dan tidak sesuai dengan Pancasila.

"Kudeta PKI pada 18 September 1948 itu jelas tidak ada hubungan dengan Orba, CIA atau Amerika Serikat. Tetapi terkait dengan dukungan dari Partai Komunis Uni Soviet. Mereka bukan hanya melakukan pemberontakan, tapi tragedi kemanusiaan, dan kudeta terhadap Pemerintah RI yang sah," ujarnya.

"PKI bahkan sudah berhasil menetapkan Ibukota dan mendeklarasikan negara mereka di teritorial RI, yaitu Negara Republik Soviet Indonesia. Mereka juga umumkan Musso sebagai Presiden dan Amir Syarifuddin sebagai Perdana Menteri mereka,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

1 hari lalu

Update Korban Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun: 1 Meninggal, 6 Luka-Luka

7 hari lalu

Prabowo Bangga TNI Berkali-kali Juara Menembak, Kalahkan AS hingga Australia

13 hari lalu

Ribuan Pelari dan Pameran Alutsista Semarakkan HUT ke-65 Kostrad di Monas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal