Wabah PMK Meresahkan, Gerindra Minta Pemerintah Tetapkan Status Pandemi

Felldy Aslya Utama
Salah satu peternakan sapi di Kota Bandung. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id -Wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) yang menyerang sapi-sapi milik peternak di Tanah Air semakin meresahkan. Untuk itu, Fraksi Gerindra di DPR mengusulkan agar pemerintah menetapkan status pandemi atas keberadaan wabah tersebut.

Ketua Fraksi Gerindra DPR Ahmad Muzani mengatakan, wabah PMK telah merugikan para peternak karena ratusan sapi mereka mati. 

"Misalnya dengan membentuk satgas penanganan PMK dan memberi bantuan bagi mereka untuk memperkecil beban kerugian akibat wabah PMK. Karena itu menetapkan ini sebagai sebuah pandemi adalah cara yang dimungkinkan agar konsentrasi penangan lebih fokus," kata Muzani dalam keterangannya, Selasa (7/6/2022).

Sekjen Gerindra itu mengatakan, tindakan penanganan PMK harus segera dilakukan mengingat tak lama lagi masyarakat akan merayakan Idul Adha. Jumlah hewan ternak yang diperlukan untuk memenuhi ibadah kurban sangat besar.

Di sisi lain, harus dipastikan juga hewan kurban seperti sapi, kerbau, dan kambing harus sehat dan bebas PMK. Sebab, daging kurban setelah disembeleh akan dikonsumsi oleh masyarakat. Oleh karena itu, sudah seharusnya pemerintah memastikan bahwa daging kurban yang akan dikonsumsi daging yang benar-benar steril.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Kejadian Luar Biasa! Flu Burung Serang Anak Anjing Laut di Pulau Heard, Sebabkan Kematian Massal

1 bulan lalu

Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!

2 bulan lalu

Pintu Masuk Indonesia Diperketat usai WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Global

2 bulan lalu

Kemenkes Pastikan Tidak Ada Kasus Ebola di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal