Menurut pengakuannya, kegaduhan tersebut justru menjadi alasan utama mengapa ia mendukung keputusan panitia mencoret Chiki dari daftar petugas. Ia menegaskan bahwa persoalan bukan semata hasil akhir seleksi, melainkan dampak kegaduhan yang dinilai meresahkan peserta lain.
Lebih lanjut, netizen itu membeberkan fakta bahwa Chiki Fawzi baru bergabung dalam rangkaian Bimtek menjelang akhir masa pelatihan. Padahal, keseluruhan diklat berlangsung sekitar 20 hari dan mencakup pembinaan fisik, mental, serta wawasan yang ketat.
“Chiki masuk sekitar enam hari sebelum penutupan. Sementara kami menjalani latihan fisik semi militer, bangun jam empat pagi, lari tujuh kilometer, apel pagi dan malam. Ini bukan pelatihan ringan,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung salah satu prinsip utama yang selalu ditekankan dalam pelatihan PPIH, yakni larangan bagi petugas untuk berniat menunaikan ibadah haji secara pribadi. Menurutnya, sejak awal panitia menegaskan bahwa tugas petugas adalah melayani jemaah sepenuhnya.
“Dari awal selalu diingatkan, petugas tidak boleh berniat berhaji. Ibadah kami adalah melayani. Kalau niatnya mau berhaji, lebih baik mundur sejak awal,” tegasnya.