Api sempat menyambar tubuh korban S dan istrinya, menyebabkan luka bakar pada tangan dan kaki keduanya.
“Petugas SPBU bersama warga segera memadamkan api menggunakan APAR dan air di sekitar lokasi,” kata Asep.
Setelah api padam, korban langsung dibawa ke RSUD Beras Arjasari untuk mendapat perawatan. Anak korban dinyatakan selamat tanpa luka.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan sementara mengarah pada tumpahan atau uap bensin dari jiriken di dalam mobil terbakar. Korban S diketahui merupakan warga Kampung Rancaketan, Desa Rancatungku, Kecamatan Pameungpeuk.
“Kami akan mendalami penyebab kebakaran, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan barang yang ada di dalamnya,” ucapnya.