“Tentu dalam meeting tersebut Iran juga menjadi poin yang turut dibicarakan karena ini bukan persoalan Amerika saja, bukan persoalan China saja, tapi ini melingkupi bagaimana ekonomi global terdampak dari adanya konflik ini,” katanya.
Tia menilai Xi Jinping memiliki peluang untuk mendorong komunikasi damai antara pihak yang bertikai. Dia menyinggung keberhasilan China dalam membantu meredakan ketegangan Iran dan Arab Saudi sebelumnya.
“Jinping itu pernah mendamaikan Iran dengan Arab Saudi padahal mereka clash cukup lama begitu ya secara sejarah dan ternyata Jinping berhasil,” ucapnya.
Karena itu, dia berharap China kembali mengambil peran dalam upaya perdamaian konflik saat ini. “Jadi memang ini menuju ke perdamaian. Trump juga ingin mengakhiri perang ini,” ujarnya.
Selain faktor geopolitik, Tia menilai stabilitas kawasan Timur Tengah sangat penting bagi China karena berkaitan dengan kebutuhan energi Asia.