Tokoh Papua Desak Pemerintah Tinjau Ulang Kategori KKB sebagai Teroris

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi KKB. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id  -  Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Forum Senior Papua menyatakan sikap atas keputusan pemerintah ihwal penyematan teroris kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Pemerintah didesak untuk meninjau ulang keputusan tersebut.

"Label teroris kepada KKB perlu kehati-hatian dengan harapan dapat ditinjau kembali, " kata Steve L Mara, salah satu tokoh Papua yang membacakan seruan tersebut, di Media Center DPR RI, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Forum senior Papua mengungkapkan alasannya karena latar belakang sejarah KKB yang berbeda, dan mengingat dampaknya terhadap masyarakat Papua secara luas yang justru dapat merugikan kepentingan nasional di masa mendatang.

Forum senior tokoh Papua juga meminta agar pemerintah seharusnya lebih fokus pada penyelesaian akar masalah yang ada di Tanah Papua sesuai hasil riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan menyelesaikan sejumlah dugaan kasus korupsi di Tanah Papua.

"Serta menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM yang telah disepakati oleh Pemerintah," ujarnya.

Selain itu, dia menilai perlu ada evaluasi pendekatan kekerasan yang dilakukan selama ini. Pemerintah perlu memberi solusi bagi ribuan warga yang saat ini mengungsi dari kampung-kampung mereka, karena adanya serangan dari KKB maupun Operasi Penegakan Hukum oleh Polri dibantu pihak TNI.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perantara Senjata untuk Jaringan KKB Papua Ditangkap di Sarmi

57 tahun lalu

8 Pendulang Emas Tewas Dibunuh KKB OPM di Pedalaman Yahukimo Papua

57 tahun lalu

Aksi Brutal KKB di Yahukimo Sasar ASN, Korban Luka Tembak di Leher

57 tahun lalu

Kronologi Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo, Diserang saat Patroli

57 tahun lalu

Berduka, Pangkormar Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah 2 Marinir Gugur Diserang KKB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal