"Nanti kita lihat, kita akan mendalami kenapa itu bisa terjadi, sehingga mungkin ada ledakan kedua atau yang belum meledak sebelumnya, sehingga ketika masyarakat mendekat terjadi ledakan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, korban tewas ledakan amunisi di Cibalong, Garut, telah dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk.
Direktur RSUD Pameungpeuk Lulu Fahrizah Balqis mengatakan, kondisi jenazah korban ada yang hancur dan ada juga yang masih utuh.
"Jenazah sudah dimasukkan ke dalam kantong-kantong jenazah, ada yang memang kondisi utuh dan sudah terpecah-pecah," ujar Lulu.