TNI AD Pastikan Tindak Tegas Prajurit yang Terbukti Terlibat Kasus Terbunuhnya Pendeta Yeremia

Riezky Maulana
Letjen TNI Dodik Wijanarko saat hendak rapat dengan pimpinan KPK beberapa waktu lalu. (Foto: Antara).

"Yakini bahwa kasus yang telah terjadi dan melibatkan oknum TNI AD akan ditindak lanjuti sesuai ketentuan hukum dengan transparan dan tuntas," ucapnya.

Sekadar informasi, rangkaian kekerasan di Kabupaten Intan Jaya, Papua, sampai saat ini masih terus menarik perhatian. Beberapa kementerian dan lembaga, seperti Komnas HAM, Tim Kemanusiaan Provinsi Papua untuk Kasus Kekerasan Terhadap Tokoh Agama hingga, Kemenko Polhukam sibuk mencari fakta yang sebenarnya.

Menko Polhukam Mahfud MD sampai membuat sebuah tim khusus yang diberi nama Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya untuk membuat kasus tersebut menjadi terang. Anggota TGPF terdiri dari 30 orang yang berasal dari berbagai latat belakang dan diketahui oleh Benny Mamoto

Pembentukan TGPF tertuang dalam Keputusan Menko Polhukam Nomor 83 Tahun 2020 tentang Tim Gabungan Pencari Fakta Peristiwa Kekerasan dan Penembakan di Kabupaten Intan Jaya yang ditetapkan pada Kamis (1/10/2020). TGPF pun telah menyelesaikan tugasnya san laporan hasil investigasi mereka telah diserahkan kepada Mahfud pada Rabu 21 Oktober lalu.

Ketika konferensi pers penyerahan hasil laporan oleh TGPF, Mahfud MD menyebut terbunuhnya seorang pendeta bernama Yeremia Zanambani ada dugaan keterlibatan oknum aparat. Namun tak menutup kemungkinan. kata Mahfud pendeta dibunuh oleh pihak lain.

"Mengenai terbunuhnya pendeta Yeremia Zanambani, informasi dan fakta yang didapatkan di lapangan menunjukkan dugaan keterlibatan oknum aparat," ujarnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Danrem Cekcok dengan Marshal Jogja Marathon gegara Ajudan Tak Pakai BIB, Kadispenad: Kesalahpahaman

57 tahun lalu

Viral Ajudan Danrem Tak Pakai BIB Dikeluarkan Marshal saat Jogja Marathon, TNI AD Buka Suara

57 tahun lalu

Kolonel Achmad Fikri Dalimunthe Jadi Prajurit TNI Pertama yang Lulus RJNDC Yordania

57 tahun lalu

2 Warga Sipil Terluka Kena Peluru Nyasar di Kampus UNP, TNI AD Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal