JAKARTA, iNews.id - Basarnas menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus helikopter PK-CFX yang hilang kontak di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar). Teranyar, tim SAR menemukan ekor helikopter yang hilang tersebut.
Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii menjelaskan helikopter itu hilang kontak pukul 08.39 WIB, 5 menit setelah hilang kontak. Dengan menggunakan Heli Super Puma TNI AU pukul 13.10 WIB, proses pencarian berlangsung. Mereka menuju lokasi hilang kontak, dan menemukan ekor heli yang hilang.
“Pada pukul 15.25 WIB, Heli Super Puma TNI AU kembali ke Lanud Supadio. Hasil pemantauan ditemukan serpihan yang diduga ekor pesawat Helikopter Airbus H130 PK-CFX pada jarak kurang lebih 3 km ke arah Barat dari titik awal hilang kontak,” kata Syafii dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).
Dia menuturkan, temuan itu kemudian diinformasikan ke tim darat yang masih berupaya menembus lokasi. Sebab, lokasi hilang kontak heli itu tertutup topografi perbukitan tebal.
"Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Perangkat Desa, dan Potensi SAR Kabupaten Sintang masih berupaya menembus titik koordinat pancaran sinyal alat penunjuk lokasi (ELT)," ujar Syafii.