"Ruang muamalah ini lentur. Beda dengan ruang ritual ibadah atau aqidah yang tak bisa diotak-atik," ujarnya.
"Dengan berpartai dapat berikhtiar bersama untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia," ucapnya.
TGB melanjutkan, berpolitik baginya bukan ruang untuk bergagah-gagahan. Berpolitik sebagai ruang untuk menuangkan ide dan gagasan untuk memberi kontribungsi yang terbaik bagi bangsa.
"Kita berpartai juga butuh ruang yang cukup. Dan Pak Hary memberikan itu," katanya.