Terungkap! Riset ITB Sebut Banjir Sumatra Dipicu Hujan Ekstrem Siklon Senyar

Kastolani Marzuki
Koordinator Tim Riset CENAGO Heri Andreas menjelaskan, riset CENAGO ITB mengungkap banjir Sumatra 2025 dipicu hujan ekstrem akibat Siklon Senyar. (Foto: Ist)

Analisis citra satelit resolusi tinggi menunjukkan anomali presipitasi yang sangat jarang terjadi saat Siklon Tropis Senyar melanda.

Pada akhir November 2025, curah hujan tercatat mencapai level ekstrem 150-300 milimeter per hari hingga sangat ekstrem di atas 300 milimeter per hari.

Heri menjelaskan model probabilitas menunjukkan kejadian tersebut masuk kategori R700 hingga R1000.

"Model probabilitas kami menunjukkan ini masuk kategori R700 hingga R1000, yang artinya siklus kejadian sekali dalam 700 hingga 1.000 tahun. Angka ini melampaui standar mitigasi banjir yang umumnya dirancang hingga R50," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, CENAGO menilai bencana berada pada level yang secara perencanaan memang melampaui kapasitas sistem pengendalian banjir nasional.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sertifikat Hilang akibat Banjir Sumatra, Menteri ATR: Negara Jamin Hak Tetap Diakui

57 tahun lalu

Kementerian Lingkungan Hidup Gugat 6 Perusahaan Rp4,8 Triliun gegara Banjir Sumatra!

57 tahun lalu

Mentan Usul Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun untuk Rehabilitasi Sawah-Perkebunan Imbas Banjir Sumatra

57 tahun lalu

Menkes Pastikan Rehabilitasi Rumah Nakes Korban Banjir Sumatra Rampung sebelum Ramadhan 2026!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal